ilmuwan (bagian 2)

ilmuwan (bagian 2)

https://yoalearn.blogspot.com/2019/03/ilmuwan-bagian-2.html


Dilanjutkan ya Bahasan tentang penemu-penemu dalam bidang matematika. Mungkin ada yang bertanya, kenapa sich menulis tentang penemu matematika? Jawabannya adalah, biar ada motivasi kalau matematika itu gak sesulit yang dikira. Yang latar belakangnya yang bukan dari matematika saja bisa menemukan hal tentang matematika. Oke (ngomong apa sich? Hehe)


Isaac Newton (1642-1727)

https://yoalearn.blogspot.com/2019/03/ilmuwan-bagian-2.html

Lahir pada keluarga petani Inggris pada hari natal, 1642, Isaac Newton sebagai seorang pemuda remaja memperlihatkan sedikit harapan akademis. Ia bosan dengan sekolah, lebih senang membuat layang-layang, roda air, jam dan perkakas lain. Seorang paman pertama kali mengenali bakat luar biasa anak tersebut. Ia membujuk ibu Newton untuk memberangkatkan Newton ke Trinity College dari universitas Cambridge. Disana ia kena pengaruh Isaac Barrow, seorang pakar ilmu agama dan mahaguru matematika. Barrow melihat di dalam Newton kemampuan yang lebih besar dari pada dirinya dan menyerahkan kemahaguruannya kepada Newton pada waktu Newton berusia 26 tahun.
Sebelum itu, sesaat setelah diwisuda dari Trinity, Newton pergi pulang untuk menghindari wabah penyakit pes 1664-1665. Selama 18 bulan, sejak Januari 1665, ia menekuni masalah-masalah matematika dan ilmu yang terkemuka. Tidak terdapat kejeniusan yang dapat dibandingkan penuh dalam sejarah ilmu. Dalam waktu singkat tersebut, Newton menemukan teorema binomial umum, elemen dari kalkulus diferensial maupun integral, teori warna-warna, dan hukum gravitasi universal. Lagrange memuji bahwa Newton lah jenius terbesar yang pernah hidup dan yang paling mujur, karena hanya sekali sistem semesta dapat dikembangkan.
Sama seperti kebanyakkan ilmuan lain, Newton adalah seorang pemeluk agama yang saleh dan dikatakan telah memberikan waktu yang sama banyaknya untuk mempelajari matematika. Ia meninggal sebagai seorang terhormat pada usia 85 tahun dan dimakamkan dengan kebesaran bangsanya di Westminster Abbey.

Georg Friedrich Bernhard Riemann

https://yoalearn.blogspot.com/2019/03/ilmuwan-bagian-2.html

Riemann menerima Pendidikan dini dari ayahnya. Pada waktu ia memasuki Pendidikan tinggi tahun 1846, maksudnya adalah mempelajari ilmu agama dan ilmu Bahasa-bahasa. Beruntung untuk matematika, ia memilih Universitas Gottingen., yang telah dan selama 100 tahun berikutnya tetap merupakan pusat matematika dunia. Disana ia kena pengaruh W.E Weber, seorang fisikawan kelas satu, dan Karl F. Gauss, matematikawan terbesar saat itu. Seseorang tidak perlu menginginkan guru yang lebih baik. Pada tahun 1851 ia menerima Ph.D nya di bawah Gauss, setelah itu ia tinggal di Gottingen untuk mengajar. Ia meninggal karena tbc 15 tahun kemudian.
Hidupnya singkat, hanya 39 tahun. Ia tidak mempunyai waktu untuk menghasilkan karya matematika sebanyak yang dihasilkan Cauchy atau Euler. Tetapi karyanya mengagumkan untuk kualitas dan kedalamannya. Makalah-makalah matematisnya menetapkan arah baru dalam teori fungsi kompleks memprakarsai studi mendalam dari apa yang sekarang ini disebut topologi, dan dalam geometri memulai perkembangan yang memuncak 50 tahun kemudian dalam teori relativitas Einstein.

Archimedes

https://yoalearn.blogspot.com/2019/03/ilmuwan-bagian-2.html

Archimedes dari Syracuse, tanpa diragukan lagi bahwa ia merupakan matematikawan terbesar. Keturunan Yunani, ia menerima Pendidikan di Alexandria, pusat pengajaran dan kebudayaan Yunani. Pada msanya sendiri ia terkenal sebagai pencipta dan seorang ilmuwan praktis. Ia menciptakan sekrup Archimedes untuk memompa air, ia menyatakan sifat-sifat katrol dan pengungkit (Berikan saya tempat untuk berdiri, dan akan saya gerakkan bumi), ia membangun sebuah model mekanis yang meniru gerakkan bulan dan planet-planet, dan untuk memuaskan raja Syracuse, ia menemukan cara untuk memutuskan apakah mahkota raja dibuat dari emas asli tanpa meleburnya (Prinsip daya apung Archimedes).
Penemuan-penemuan dan perkakas-perkakas praktis untuk Archimedes hanyalah hiburan belaka, tulisantulisannya yang terbaik dan pikirannya yang paling tajam dicurahkan ke bagian dari matematika yang sekarang dikenal sebagai kalkulus integral. Dengan memakai metode (metode keletihan) di mana ia menjumlahkan sejumlah besar-besaran yang sangat kecil, ia mengemukakan beberapa dari hasil-hasil itu pada luas dan volume suatu bidang yang diputar. Sumbangan-sumbangannya antara lain adalah rumus luas lingkaran, luas dari potongan parabol, luas elips, volume dan luas permukaan bola, dan volume kerucut dan benda-benda putar lain. Ia dikatakan telah meminta kepada teman-temannya agar di atas batu nisannya di letakkan sebuah bola yang berisi tabung berukir, ditulisi dengan hasil bagi volume bola dan tabung tersebut.
Dari ketiga penemu matematika di atas, kita bisa belajar bahwa  zaman dahulu yang tidak secanggih zaman sekarang saja, bisa menemukan sesuatu yang sangat bermanfaat. Harusnya orang-orang zaman sekarang sudah bisa menemukan hala yang lebih bermanfaat lagi. Mungkin menemukan sesuatu hal yang belum pernah ada akan terasa sulit. Tapi kita bisa mengembangkan ilmu yang telah ada. Misalkan menerapkan ilmu matematika yang telah ditemukan oleh ketiga penemu di atas, pada kegiatan sehari-hari.

Leonhard Euler (1707 – 1783)

https://yoalearn.blogspot.com/2019/03/ilmuwan-bagian-2.html

Euler menulis buku matematika setara dengan 75 buah buku. Euler adalah tokoh dominan dari matematika abad kedelapan belas dan pengarang matematika yang paling subur sepanjang masa. Lahir dekat basel, Swiss, ia belajar kepada orang sebangsanya Johan Bernoulli dan telah menerbitkan makalah-makalah pada usia 18 tahun. Ia menjabat di universitas Basel, St. Petersburg Academy of Sciences, dan Berlin Academy of Sciences. Pada waktu ia meninggal, disebutkan bahwa semua matematikawan Eropa adalah mahasiswanya.
Minat Euler terentang di semua matematika dan fisika. Ia memperkenalkan e (kalkulus fungsi-fungsi transenden) sebagai bilangan dasar untuk logaritma asli, memperlihatkan bahwa e dan e^2 adalah takrasional, dan menemukan hubungan luar biasa e^(i*pi)=-1.
Kebutaan selama 17 tahun terakhir dari hidupnya nampaknya tidak menghambat karyanya. Sebagian, disebabkan oleh daya ingatnya yang ajaib; ia mengetahui dalam hati rumus-rumus trigonometri dan analisis, ditambah banyak puisi dan seluruh Aeneid. Dikatakan bahwa ia telah mengerjakan suatu perhitungan sampai 50 posisi decimal di dalam kepalanya.
Euler adalah seorang pecinta keluarga, yang seringkali menghabiskan waktu sore harinya dengan membangun permainan-permainan ilmiah untuk ke 13 putri-putrinya. Ia memang manusia yang mengagumkan.

Johan Bernoulli

https://yoalearn.blogspot.com/2019/03/ilmuwan-bagian-2.html

Johan Bernoulli mungkin yang paling terkenal dari sebuah keluarga matematikawan yang produktif. Paling sedikit delapan orang matematikawan abad kedelapan belas yang terkemuka mempunyai nama Swiss - Bernoulli, dan dikatakan masih terdapat matematikawan aktif yang mempunyai nama ini. Tetapi, demikian banyaknya bakat matematis dalam satu keluarga boleh jadi bukan merupakan berkah yang tak terbagi.
Johan dan saudaranya Jacques, setelah Newton dan Leibniz, merupakan perintis-perintis yang terpenting dari kalkulus. Kedua bersaudara tersebut bersaing dengan penuh semangat dan sering dengan sengit demi pengakuan, walaupun mereka tetap berkomunikasi satu sama lain dan dengan Leibniz tentang matematika. Johann akan mengakui hasil-hasil yang ditemukan oleh saudaranya (atau oleh yang lain) dan Jaques akan memberikan reaksi yang serupa. Usaha-usaha Leibniz untuk mendamaikan hanya melibatkannya dalam percekcokkan tersebut. Bahkan Daniel, putra Johann terbawa ke dalam pertentangan itu dan terpaksa meninggalkan rumah pada waktu Leibniz memenangkan hadiah setelah mengungguli Johann. Itu merupakan catatan yang tidak membahagiakan untuk sebuah keluarga yang benar-benar mengagumkan.
Keluarga Bernoulli menangani semua jenis masalah dasar dalam kalkulus, termasuk titik-titik balik, Panjang kurva-kurva, deret tak-terhingga, dan Teknik-teknik pengintegrallan. Johann menulis buku ajar kalkulus yang pertama pada tahun 1691 dan 1692, tetapi bagian tentang kalkulus integral tidak diterbitkan sampai tahun 1742 dan tentang kalkulus diferensial sampai tahun 1924. Sebagai gantinya, pada tahun 1969, Guillaume F. A. de l’Hopital, mahasiswa Johann, menerbitkan naskah kalkulus yang pertama. Bentuknya diubah sedikit dari karya gurunya. Mungkin pengaruh Johann paling baik dilihat pada mahasiswanya yang lain dan yang lebih terkenal, Leonhard Euler.

Guillaume F. A. de l’Hopital

https://yoalearn.blogspot.com/2019/03/ilmuwan-bagian-2.html

Guillaume Francois Antoine de l ’Hopital adalah salah satu dari sinar yang kurang cemerlang dari cakrawala matematis, dan ia tetap diabadikan oleh suatu hasil yang dikenal dengan Namanya (Aturan l’Hopital). Lebih-lebih, hasil tersebut bukan miliknya; itu hak gurunya Johann Bernoulli. Dengan demikian bergantunglah sebuah kisah yang bermanfaat diceritakan kembali.
L’Hopital lahir dari ayah ibu bangsawan perancis. Dengan sedikit bakat matematis dan lebih banyak uang, ia setuju untuk menunjang Johann Bernoulli jika yang belakangan ini membolehkannya untuk menerbitkan penemuan Bernoulli. Setelah kematiannya, Bernoulli mencoba untuk menuntut penemuan-penemuan ini sebagai miliknya, tetapi bukti kurang cukup. Baru pada tahun 1955, surat-surat antara Bernoulli dan l’Hopital yang merinci rencana-rencana ini ditemukan, yang akhirnya membenarkan tuntutan Bernoulli.
Sumbangan l’Hopitan diantaranya yaitu buku pelajaran pertama tentang kalkulus diferensial, diterbitkan tahun 1696. Buku ini memakai sejenis Bahasa yang biasa pada semua pekerja dini dalam kalkulus yaitu Bahasa tentang hal yang sangat kecil (infinitesimal). Apa yang dimaksud dengan infinitesimal itu? Menurut l’Hopital, jika dua besaran dibedakan suatu bilangan yang sangat kecil, mereka dapat dipandang sebagai sama. Ini nampaknya mengatakan bahwa dua besaran dapat sekaligus sama dan tidak sama. Dalam tangan orang-orang yang berbakat seperti Newton, Leibniz, Bernoulli dan Euler, ide yang berarti dua ini nampaknya tidak mengganggu dan bahkan mungkin membantu dalam penemuan matematika-matematika baru. Untunglah baginya, kesangat kecilan ini dibuang dari matematika selamat abad kesembilan belas dan digantikan oleh ide cermat tentang limit. Tetapi matematikawan akhir-akhir ini telah menghidupkan kembali suatu versi yang dapat diterima tentang besaran-besaran yang lama dipandang rendah ini dalam suatu cabang matematika yang disebut analisis takbaku.

Blaise pascal (1623 – 1662)

https://yoalearn.blogspot.com/2019/03/ilmuwan-bagian-2.html

Blaise pascal membuat sumbangan-sumbangan untuk kalkulus. Pada usia 19 tahun ia menciptakan mesin penambahan yang pertama. Alat ini, dengan roda yang diputar tangan, adalah leluhur primitive dari kalkulator elektronika dan computer sekarang. Dan alat-alat penghitung modern inilah yang membuat metode-metode yang ditemukan olehnya secara khusus berguna dan praktis.
Pascal lahir di Clermont, Perancis, seorang anak yang sakit-sakitan yang diganggu oleh kesehatan buruk selama hidupnya yang singkat. Pada usia 12 tahun, ia mulai mempelajari geometri, di bidang inilah ia membuat sumbangan matematisnya yang terbesar. Bersama orang sebangsanya, Piere Fermat, ia diberi penghargaan dengan perintisan pengkajian serius pada teori probabilitas. Nama segitiga pascal diberikan kepada susunan bilangan yang terdiri dari koefisien-koefisien binomial. Gagasannya ini memengaruhi Leibniz dan melalui dia penemuan kalkulus.
Bahkan lebih dari pada prestasi ilmiahnya, pascal diabadikan oleh tulisan-tulisan keagamaannya. Penseesnya adalah kesusastraan klasik yang amat besar. Sementara ia berfikir bahwa hanya penalaran merupakan dasar untuk pengetahuan dalam ilmu dan matematika, ia mengatakan bahwa misteri dari keyakinan tersembunyi dari penalaran. Dalam analisis akhir, pascal akan meminta dengan tegas bahwa keyakinan lebih tinggi dari pada penalaran.


Niels Bohr 1885 – 1962 (bagian 1)

https://yoalearn.blogspot.com/2019/03/ilmuwan-bagian-2.html

Bapak dari struktur atom adalah Niels Henrik DavidBohr. Ia lahir di Copenhagen pada tahun 1885. Pada tahun 1911 Niels Bohr meraih gelar doctor fisika dari Universitas Copenhagen. Tak lama sesudah itu, Niels Bohr pergi ke Cambridge Inggris. Disana ia belajar di bawah asuhan JJ Thompson, seorang ilmuwan yang menemukan electron. Dalam beberapa bulan sesudah Bohr pindah kembali ke Manchester, belajar pada Ernest Rutherford yang beberapa tahun sebelumnya menemukan Nucleus (inti Atom). Rutherford lah yang menegaskan (berbeda dengan pendapat – pendapat sebelumnya) bahwa atom umumnya kosong, dengan bagian pokok yang berat pada tengahnya dan electron di bagian luarnya. Tak lama sesudah itu Bohr segera mengembangkan teorinya sendiri yang baru serta radikal tentang struktur atom/
Kertas kerja Bohr yang bagaikan membuat sejarah (On the constitution of atoms and molecules) di terbitkan dalam philosophical magazine tahun 1933. Teori Bohr memperkenalkan atom sebagai sejenis miniature planit mengitari matahari, dengan electron-elektron mengelilingi orbitnya sekitar bagian pokok, tetapi dengan perbedaan yang sangat penting. Bilamana hukum – hukum fisika klasik mengatakan tentang perputaran orbit dalam segala ukuran, Bohr membuktikan bahwa electron – electron dalam sebuah atom hanya dapat berputar dalam orbitnya dalam ukuran spesifik tertentu. Atau dalam kalimat rumusan lain bahwa electron-elektron yang mengitari bagian pokok berada pada tingkat energi (kulit) tertentu tanpa menyerap atau memancarkan energi. Electron dapat berpindah dari lapisan dalam ke lapisan luar jika menyerap energi. Sebaliknya, electron akan berpindah dari lapisan luar ke lapisan lebih dalam dengan memancarkan energi.
Teori Bohr memperkenalkan perbedaan radikal dengan gagasan teori fisika klasik. Beberapa ilmuwan yang penuh imajinasi segera bergegas memuji kertas kerja Bohr sebagai suatu masterpiece, suatu kerja besar. Meski begitu, banyak ilmuwan lainnya pada mulanya menganggap sepi kebenaran teori baru ini. Percobaan yang paling kritis adalah kemampuan teori Bohr menjelaskan spektrum dari hydrogen atom. Telah lama diketahui bahwa gas hydrogen jika dipanaskan pada tingkat kepanasan yang tinggi, akan mengeluarkan cahaya. Tetapi, cahaya ini tidaklah mencakup semua warna, tetapi hanya cahaya dari sesuatu frekuensi tertentu. Nilai terbesar dari teori Bohr tentang atom adalah berangkat dari hipotesa sederhana tetapi sanggup menjelaskan dengan ketetapan yang mengagumkan tentang gelombang Panjang yang persis dari semua garis warna (spectral) yang dikeluarkan oleh hydrogen. Lebih jauh dari itu, teori Bohr memperkirakan adanya garis spectral tambahan, tidak terlihat pada saat sebelumnya, tetapi kemudian dipastikan oleh para pencoba. Di tahun 1922 Bohr mendapatkan hadiah nobel untuk bidang fisika.
Tahun 1920 lembaga fisika teoritis didirikan di Kopenhagen dan Bohr jadi direkturnya. Di bawah pimpinannya, cepat menarik minat ilmuwan – ilmuwan muda yang brilian dan segera menjadi pusat penyelidikan ilmiah dunia. Tetapi sementara itu teori struktur atom Bohr menghadapi kesulitan – kesulitan. Masalah paling pokok adalah bahwa teori Bohr, meskipun dengan sempurna menjelaskan kesu;itan masa depan atom (misalnya hydrogen) yang punya satu electron, tidak dengan persis memperkirakan spectra dari atom-atom lain. Beberapa ilmuwan terpukau dalam hal memaparkan atom hydrogen, dengan harapan dengan cara menyempurnakan sedikit teori Bohr, mereka dapat juga menjelaskan spectra atom yang lebih berat. Bohr sendiri merupakan salah seorang pertama yang menyadari penyempurnaan kecil itu tak akan menolong, karena itu yang diperlukan adalah perlombaan radikal. Tetapi bagaimanapun dia mengerahkan segenap akal jeniusnya, ya meskipun ia tidak memecahkannya.

"Himbauan : Jika artikel ini memang berguna untuk teman-teman, MOHON artikel ini di sharing kepada yang lain supaya Teman-teman kita juga mendapatkan manfaatnya. Terimakasih"

Baca Juga:

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "ilmuwan (bagian 2)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel