Peluang Bagian 1

Peluang Bagian 1

https://www.yoalearn.site/2019/07/peluang-bagian-1.html

Peluang adalah ukuran yang digunakan untuk mengetahui terjadinya atau tidak terjadinya duatu peristiwa atau kejadian. Peristiwa atau kejadian yang terjadi mempunyai nilai peluang yang besarnya antara 0 dan 1. Peristiwa atau kejadian yang sudah pasti terjadi akan mempunyai nilai peluang sebesar 1. Sebaliknya peristiwa atau kejadian yang sudah pasti tidak terjadi akan mempunyai nilai peluang 0.





Peristiwa adalah hasil dari suatu tindakan atau percobaan atau eksperimen.
Contoh pertama:
Tindakan: pelemparan dadu yang setimbang
Peristiwa: munculnya angka 1, munculnya angka 2, dst.
Contoh keuda:
Tindakan: pengambilan sebuah bola dari wadah yang berisi empat buah bola berwarna merah dan dua bola berwarna biru.
Peristiwa: terambilanya bola berwarna biru, terambilnya bola berwarna merah.
Jadi bisa disimpulkan bahwa Tindakan menghasilkan peristiwa, dan peristiwa menghasilkan peluang

Himpunan adalah sekumpulan objek yang memiliki ciri-ciri atau karakteristik tertentu, tidak ditentukan berapa banyaknya dan objeknya apa.
Jenis himpunan:
1. Tidak terbilang (uncountable), contoh: $A=\{x;0<x<10\}$ 
2. Terbilang (countable).:
a. Terhingga : $B=\{1,2,3\}$
b. Tak terhingga: $C=\{1,2,3,...\}$

Notasi himpunan selalu dinyatakan dalam huruf besar, anggotanya dinyatakan dalam huruf kecil. Objek dalam himpunan bisa merupakan suatu peristiwa atau kejadian.
Contoh:
1. Peristiwa munculnya angka 1 pada tindakan pelemparan sebuah dadu setimbang.
2. Peristiwa terambilnya bola merah dalam wadah yang berisi 4 bola merah dan 2 bola biru.



Himpunan dari semua hasil yang mungkin dari suatu tindakan atau percobaan disebut ruang sampel (ruang contoh), dinotasikan dengan huruf besar dan italic, misalkan S, A, B, .....
Contoh:
Tindakan dari peristiwa munculnya angka 1 pada tindakan pelemparan sebuah dadu setimbang akan menghasilkan:Peristiwa munculnya angka 1 pada tindakan pelemparan sebuah dadu setimbang $S=\{1,2,3,4,5,6\} $.

Kejadian adalah himpunan bagian dari ruang sampel.
Contoh:
1. A adalah kejadian munculnya sisi genap. B adalah kejadian munculnya sisi ganjil. Maka: $A=\{2,4,6\}$ dan $B=\{1,3,5\}$.


Peluang suatu kejadian dirumuskan sebagai: \[P(A)=\frac{n(A)}{n(S)}\] dimana:
$P(A)$ adalah peluang kejadian $A$.
$n(A)$ adalah banyaknya kejadian $A$,
$n(S)$ adalah banyaknya seluruh kejadian.
.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Peluang Bagian 1"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel